Cari artikelCERITA AI UNTUK KAMU / INDONESIA

LAB NALAR · KALKULATOR

Kapan biaya alat
tertutup kembali?

Coba skenario payback period, atau periode balik modal, untuk satu alat usaha. Masukkan biaya perolehan dan arus kas bersih yang kamu anggap sama pada setiap periode.

Kembali ke Lab Nalar · Hitung titik impas di kalkulator BEP

Satu alat, satu arus kas per periode.

Tentukan periode dulu, misalnya bulan atau tahun. Kedua angka memakai periode dan mata uang yang sama. Arus kas bersih di sini adalah tambahan uang yang kamu hitung setelah biaya yang ingin ikut masuk, bukan omzet kotor. Perhitungan dilakukan di browser, tanpa mengirim atau menyimpan isian.

Angka dari catatan kamu
Uang yang dikeluarkan untuk memperoleh alat pada awal skenario. Isi 0 hanya jika biaya perolehan pada skenario ini memang nol.
Angka yang sama untuk setiap periode. Harus lebih besar dari 0. Jangan memasukkan omzet jika biaya periode itu belum dikurangi.

Isi kedua kolom. Biaya perolehan boleh 0. Arus kas bersih per periode harus lebih besar dari 0.

Cara membaca hasil balik modal

Payback merata = biaya perolehan ÷ arus kas bersih per periode. Pecahan periode memakai asumsi alat ini: sisa yang belum tertutup tersebar merata di dalam periode berikutnya. Jika uang baru dihitung utuh di akhir periode, pakai jumlah periode utuh, yaitu kelipatan terkecil arus kas yang minimal sama dengan biaya perolehan. Kelebihan adalah selisih jumlah itu terhadap biaya. Pada kelipatan pas, kelebihan 0 dan kedua pembacaan bertemu.

Contoh fiktif, bukan data usaha: biaya perolehan 100 dan arus kas bersih 40 setiap periode. Pembagian 100 ÷ 40 = 2,5 periode. Tiga periode utuh menghasilkan 120, jadi kelebihan 20. Dua periode baru terkumpul 80 dan belum menutup 100.

Biaya perolehan 0 dengan arus kas positif menghasilkan 0 periode dalam model ini. Itu tidak berarti alatnya tanpa biaya di catatan lain, dan tidak berarti usaha pasti untung. Arus kas 0 atau negatif tidak ditampilkan: penjumlahan arus kas yang tidak positif tidak menutup biaya pada model tanpa diskonto.

Alat ini hanya untuk satu angka arus kas yang sama setiap periode. Deret yang berbeda tiap periode, nilai sisa, diskonto, bunga, pajak, dan laba bersih tidak dihitung. Angka yang belum kamu masukkan, termasuk nilai sisa atau pajak, tidak ikut. Hasil bukan saran membeli dan bukan jaminan uang tersedia. Arus kas setelah biaya tertutup tidak masuk hitungan; periode yang lebih pendek tidak otomatis lebih menguntungkan.

Ini berbeda dari kalkulator BEP, yang menghitung unit untuk menutup biaya tetap, dan dari simulator arus kas mingguan, yang menghitung saldo. Keduanya tidak mengukur kapan biaya perolehan alat tertutup.

Definisi diperiksa pada 26 Oktober 2026 dari NIST Advanced Manufacturing Series 200-5, Investment Analysis Methods, bagian 3.3, juga tersedia di berkas PDF NIST.AMS.200-5. Bagian itu menyatakan payback period adalah waktu yang diperlukan untuk menutup investasi tanpa mendiskon arus kas. Ilustrasi publikasi tersebut, dalam dolar AS dan bukan data usaha di situs ini: biaya awal 25000, lalu arus kas bersih 10000, 15000, dan 12000 pada tiga tahun berturut-turut. Payback-nya dua tahun karena 10000 + 15000 = 25000. Deret itu tidak rata, jadi tidak dihitung oleh kolom alat ini. Publikasi yang sama mencatat bahwa arus kas setelah payback diabaikan, dan untuk investasi besar metode ini pelengkap bagi net present value, bukan penggantinya. Sumber itu bukan aturan usaha Indonesia.

Tampilan memakai hingga 12 digit signifikan. Periode utuh ditampilkan sebagai bilangan bulat. Hasil di luar batas integer aman ditolak.