Ringkasan dalam 3 poin
  • Tentukan fungsi dan konteks gambar sebelum menulis alt text.
  • Jangan menebak detail atau memasukkan kata kunci promosi.
  • Periksa implementasi: alt kosong berbeda dari atribut alt yang hilang.

Yang perlu dipahami

Pohon keputusan W3C WAI membedakan gambar informatif, dekoratif, fungsional, dan gambar berisi teks. Karena itu, satu foto tidak selalu membutuhkan deskripsi yang sama di setiap halaman.

Gambar yang menjadi tautan atau tombol perlu menjelaskan tujuan atau tindakan. Gambar dekoratif umumnya memakai alt kosong. Grafik kompleks memerlukan penjelasan informasi yang dapat dibaca di halaman, bukan sekadar deskripsi visual singkat.

Berikan konteks saat meminta draf

Jangan hanya mengunggah foto dan meminta “buat alt text”. Sertakan fungsi gambar, judul bagian, teks di sekitarnya, serta informasi yang perlu dipahami pembaca. Setelah itu periksa apakah draf menambah detail yang tidak terlihat, menebak identitas, atau mengulang keterangan yang sudah tersedia.

Untuk toko daring, foto detail jahitan dan foto warna produk dapat memiliki tujuan berbeda. Tulis ciri yang relevan dan benar-benar tampak. Pisahkan deskripsi aksesibilitas dari promosi; daftar kata kunci panjang tidak membantu orang memahami gambar.

Gunakan untuk kebutuhanmu

Kreator, pemilik website, dan developer dapat menyiapkan deskripsi yang lebih berguna bagi pembaca yang tidak melihat gambar. Prosesnya juga membantu menentukan apakah informasi penting masih hanya terkunci di dalam poster atau grafik.

Relevan bagi: Pengelola konten, pelajar yang membuat publikasi web, desainer, dan developer yang mengelola elemen gambar.

Contoh: foto yang sama, tujuan berbeda

Contoh buatan Nalarku · Bukan hasil uji produk

Bahan atau instruksi
Skenario buatan: foto tas biru dipakai pada halaman produk untuk memperlihatkan ritsleting depan. Instruksi draf: jelaskan bagian relevan yang terlihat, tanpa menebak bahan atau ketahanan air.
Hasil yang dituju
Contoh redaksi Nalarku: “Tas biru dengan kantong depan beritsleting.” Jika gambar hanya dekoratif dan informasi sudah lengkap di teks sekitar, alt kosong bisa lebih sesuai. Keputusan mengikuti konteks nyata.

Yang perlu diperiksa

  • Apakah kantong dan ritsleting benar-benar terlihat?
  • Apakah klaim bahan atau kualitas muncul tanpa dasar?
  • Jika gambar adalah satu-satunya isi tautan, apakah pembaca mengetahui tujuan tautannya?

Langkah yang bisa diikuti

  1. Tentukan apakah gambar menyampaikan informasi, menjadi kontrol, atau hanya dekorasi.
  2. Siapkan konteks halaman dan informasi yang sudah ada di teks.
  3. Minta AI membuat draf singkat tanpa menambah detail.
  4. Bandingkan dengan gambar dan pohon keputusan W3C WAI.
  5. Periksa atribut alt pada hasil web dan uji alur halaman dengan pembaca layar bila tersedia.
Fotografer menyiapkan kamera dan pencahayaan di studio.
Foto ilustrasi fotografi studio; deskripsi alternatif perlu mengikuti fungsi gambar dalam halaman.Foto: Bianca Maria / Unsplash · Unsplash License

Sumber dan referensi

Analisis menggabungkan fakta bersumber dan penafsiran Nalarku.

Sumber diperiksa pada 8 November 2026 pukul 11.26 WIB. Ringkasan disusun dengan bantuan AI.

Proses editorial dan penggunaan AI · Hubungi Nalarku untuk koreksi